Bagi para trader, mengetahui cara menghitung laba dan rugi sebelum menempatkan order merupakan langkah yang penting. Berikut adalah panduan untuk membantu Anda lebih memahami hubungan antara berbagai variabel, dan perhitungan laba dan rugi. Harap diperhatikan bahwa semua Kontrak Perpetual USDC diselesaikan dalam USDC.
Rata-Rata Harga Masuk
Rata-rata harga masuk Kontrak Perpetual USDC adalah harga rata-rata tertimbang dari posisi Anda selama siklus penyelesaian saat ini, yang akan dipengaruhi oleh peningkatan ukuran posisi. Pada akhir setiap siklus penyelesaian, Harga Mark pada saat penyelesaian akan menjadi rata-rata harga masuk yang baru.
Rumus
Rata-Rata Harga Masuk = Total Nilai Sesi/Total Ukuran Trade
Total Nilai Sesi = (Harga Masuk 1 × Ukuran Trade 1) + (Harga Masuk 2 × Ukuran Trade 2)
Contoh
Trader A memegang posisi long sebesar 0,5 BTC dengan harga masuk 50.000 USDC. Karena yakin bahwa harga BTC akan terus naik, Trader A memutuskan untuk meningkatkan posisi long dengan membuka 0,8 BTC lagi pada harga masuk 51.000 USDC.
Total Nilai Sesi = (50.000 × 0,5) + (51.000 × 0,8) = 65.800 USDC
Rata-Rata Harga Masuk = 65.800/(0,5 + 0,8) = 50.615,38 USDC
L&R Belum Terealisasi
L&R Belum Terealisasi adalah laba atau rugi saat ini dari posisi terbuka dalam penyelesaian sesi. Berdasarkan arah posisi Anda — long atau short — rumus yang digunakan untuk menghitung laba dan rugi yang belum direalisasikan akan berbeda. L&R Belum Terealisasi akan diperbarui setiap delapan (8) jam pada waktu penyelesaian.
Posisi Long
Rumus
L&R Belum Terealisasi = (Harga Mark Saat Ini - Rata-Rata Harga Masuk) × Ukuran Posisi
Contoh
Trader B memegang posisi long sebesar 0,6 BTC dengan rata-rata harga masuk 55.000 USDC. Saat Harga Mark adalah 58.000 USDC, laba dan rugi yang belum direalisasikan adalah (58.000 − 55.000) × 0,6 = 1.800 USDC.
Posisi Short
Rumus
L&R Belum Terealisasi = (Rata-Rata Harga Masuk - Harga Mark Saat Ini) × Ukuran Posisi
Contoh
Trader C memegang posisi short sebesar 0,2 BTC dengan rata-rata harga masuk 53.000 USDC. Saat Harga Mark adalah 54.000 USDC, laba dan rugi yang belum direalisasikan adalah (53.000 − 54.000) × 0,2 = −200 USDC.
ROI
Imbal Hasil atas Investasi (ROI) adalah indikator yang digunakan untuk mengevaluasi performa investasi Anda.
Posisi Long
Rumus
ROI = [(Harga Mark − Harga Masuk) × Ukuran Posisi/ Margin Awal] × 100%
Margin Awal = Ukuran Posisi × Harga Masuk/Leverage
Contoh
Melihat kembali kasus Trader B, yang memegang posisi long sebesar 0,6 BTC dengan harga masuk 55.000 USDC. Saat Harga Mark adalah 58.000 USDC, laba dan rugi yang belum direalisasikan adalah 1.800 USDC [(58.000 − 55.000) × 0,6].
Dengan asumsi bahwa Trader B menggunakan leverage 10x:
Margin Awal = 0,6 × 55.000/10 = 3.300 USDC
ROI = (1.800/3.300) × 100% = 54,545%
Posisi Short
Rumus
ROI = [(Harga Masuk − Harga Mark) × Ukuran Posisi/ Margin Awal] × 100%
Margin Awal = Ukuran Posisi × Harga Masuk/Leverage
Contoh
Meninjau kembali kasus Trader C, yang memegang posisi short sebesar 0,2 BTC dengan harga masuk 53.000 USDC. Saat Harga Mark adalah 54.000 USDC, laba dan rugi yang belum terealisasi akan menjadi −200 USDC.
Dengan asumsi bahwa Trader C menggunakan leverage 10x:
Margin Awal = 0,2 × 53.000/10 = 1.060 USDC
ROI = (−200/1.060) × 100% = −18,868%
L&R Terealisasi
L&R Terealisasi mencakup L&R yang terealisasi pada saat penyelesaian, posisi tertutup, biaya pendanaan, dan biaya trading.
Baca Selengkapnya
Mekanisme Penyelesaian Sesi USDC Perpetual
Kontrak Perpetual & Futures: Penjelasan Biaya
Rumus
L&R Terealisasi = L&R Posisi - Biaya Trading & Pendanaan Terealisasi + L&R Terealisasi saat penyelesaian
L&R Posisi (Long) = (Harga Keluar - Rata-Rata Harga Masuk) × Ukuran Posisi
L&R Posisi (Short) = (Rata-Rata Harga Masuk - Harga Keluar) × Ukuran Posisi
Contoh
Untuk memeriksa riwayat L&R posisi, trader dapat mengunjungi di sini. Silakan merujuk ke log transaksi untuk detail selengkapnya tentang total L&R terealisasi dan perubahan saldo wallet.
